PT. AN NAMIROH TRAVELINDO

PPIU 949/2019 | KBIH 611/2014 | PIHK 151/2021
Perwakilan Kota Tarakan
0811 544 6799 | 0821 2345 5313
Follow Us : Website | Youtube | Facebook

Back

RANGKAIAN IBADAH UMROH

RUKUN UMROH

  1. NIAT IHROM UMROH
  2. THOWAF DI BAITULLOH
  3. SAI DI ANTARA SHOFA DAN MARWAH
  4. URUT DALAM MELAKSANAKAN RUKUN UMROH

  1. IHROM
    1. Dari miqot (tempat mulai ihrom) atau dari luar tanah harom.
    2. Untuk jamaah umroh dari indonesia :

      • Jika datang di Madinah dulu, maka ihromnya mengikuti miqotnya penduduk Madinah yaitu dari Dzulhulaifah / Abyaru Ali, lebih dikenal dengan Bi'r Ali, jauhnya sekitar 408 km dari Makkah.
      • Jika datang di Makkah dulu, maka ihromnya mengikuti miqotnya penduduk Yaman yaitu dari Yalamlam, jauhnya dari Makkah sekitar 120 km.
    3. Disunahkan mandi besar, sebelum ihrom (mandi seperti mandi jinabat).
    4. Tidak boleh mengenakan pakaian yang berjahit (bagi laki-laki).
    5. Pakaian ihrom untuk laki-laki terdiri dari 2 lembar pakaian. Yang satu untuk sarungan, yang satu untuk menutup badan bagian atas dengan cara diselempangkan, pundak kanan terlihat, kecuali dalam perjalanan dan ketika sholat, maka kedua pundak harus tertutup.

    6. Tidak boleh mengenakan niqob / penutup wajah dan kaos tangan (bagi perempuan).
    7. Tidak boleh mengenakan pakaian yang diberi minyak wangi, bagi orang yang ihrom (baik laki-laki dan perempua).
    8. Melaksanakan sholat sunah dua rakaat di miqot.
    9. Membaca niat umroh :
    10. لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ عُمْرَةً / لَبَّيْكَ بِعُمْرَةٍ

    11. Memperbanyak membaca talbiyah sampai tiba di hajar aswad :
    12. لَبَّيْكَ اللّٰهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ، لَا شَرِيْكَ لَكَ. رواه البخاري

      CATATAN :

      Setelah mengucapkan niat umroh maka mulai berlaku larangan-larangan ihrom, diantaranya :

      • Tidak boleh memakai wangi-wangian (termasuk memakai sabun / sampoo saat mandi).
      • Tidak boleh membunuh hewan selain yang diberi kemurahan (tikus, elang, ular, kalajengking dll)
      • Tidak boleh menjimak istri.

  2. THOWAF DI BAITULLOH
    1. Thowaf di baitulloh sebanyak 7x putaran dilanjutkan sholat sunah dua rakaat di belakang maqom ibrohim.
    2. Thowaf di baitulloh harus dalam keadaan suci dan berwudlu. Jika berhadats di tengah-tengah thowaf maka setelah wudlu melanjutkan thowafnya dari tempat dia berhadats, demikian juga jika terhenti karena sholat wajib.
    3. Thowaf dimulai dari hajar aswad dengan mengecup/ mengusap/ isyarah sambil membaca
    4. بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ / اللهُ أَكْبَرُ

      Lalu towaf (kearah kanan) menuju rukun yamani dengan memperbanyak membaca :

      سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ. رواه ابن ماجه

    5. Setelah sampai di rukun yamani mengusap sambil membaca takbir, lalu menuju hajar aswad dengan membaca :
    6. اللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ، رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رواه ابن ماجه

    7. Setelah selesai tujuh putaran, lalu menuju belakang maqom ibrohim untuk melaksanakan sholat sunah thowaf dua rakaat
    8. Sebelum sholat, membaca :
    9. أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ {وَاتَّخِذُوْا مِنْ مَقَامِ إِبْرَاهِيْمَ مُصَلًّى} البقرة: ١٢٥

    10. Pada rakaat pertama membaca alfatihah dan surat al kafirun, pada rakaat kedua membaca surat al fatihah dan surat al ikhlas
    11. Setelah selesai sholat dua rakaat, membaca doa, diantaranya :
    12. اللّٰهُمَّ أَنْتَ تَعْلَمُ سِرِّيْ وَعَلَانِيَتِيْ فَاقْبَلْ مَعْذِرَتِيْ، وَتَعْلَمُ حَاجَتِيْ فَأَعْطِنِيْ سُؤْلِيْ، وَتَعْلَمُ مَا عِنْدِيْ فَاغْفِرْ لِيْ ذُنُوْبِيْ، أَسْأَلُكَ إِيْمَانًا يُبَاهِيْ قَلْبِيْ، وَيَقِيْنًا صَادِقًا حَتَّى أَعْلَمَ أَنَّهُ لَنْ يُصِيْبَنِيْ إِلَّا مَا كَتَبْتَ لِيْ، وَرَضِّنِيْ بِقَضَائِكَ. رواه البيهقي في الدعوات

      Boleh ditambah doa-doa lainnya.


  3. SAI ANTARA SHOFA-MARWAH
    1. Sebelum menuju bukit shofa disunahkan mengecup/ mengusap/ isyarah pada hajar aswad.
    2. Sai antara shofa-marwah sebanyak tujuh putaran. Dari shofa ke marwah dihitung 1 putaran, demikian juga dari marwah ke shofa sehingga tujuh putaran berakhir di bukit marwah
    3. Sai antara shofa-marwah tidak harus keadaan berwudlu
    4. Ketika sudah mendekati bukit shofa, membaca :
    5. أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ. بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ.

      {إِنَّ الصَّفَا والْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللهِ} [البقرة: ١٥٨]. رواه مسلم

    6. Di atas bukit shofa, berdiri menghadap ke arah baitulloh dan membaca :
    7. اللهُ أَكْبَرُ ٣، لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ، أَنْجَزَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ ٣. رواه مسلم

      Di tambah doa-doa yang lain, seperti:

      اللّٰهُمَّ إِنَّكَ قُلْتَ: {ادْعُوْنِيْ أَسْتَجِبْ لَكُمْ} [غافر: ٦۰] وَإِنَّكَ لَا تُخْلِفُ الْمِيْعَادَ، وَإِنِّي أَسْأَلُكَ كَمَا هَدَيْتَنِيْ لِلْإِسْلَامِ أَنْ لَا تَنْزِعَهُ مِنِّيْ حَتَّى تَتَوَفَّانِيْ وَأَنَا مُسْلِمٌ. رواه مالك في الموطأ

    8. Kemudian turun dari bukit shofa menuju bukit marwah, ketika sampai lampu hijau, lari kecil sambil membaca :
    9. رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَارْحَمْ وَأَنْتَ الْأَعَزُّ الْأَكْرَمُ. رواه البيهقي في السنن الكبرى

    10. Mendekati bukit marwah membaca:
    11. أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ. بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ. {إِنَّ الصَّفَا والْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللهِ} [البقرة: ۱٥٨]. رواه مسلم

    12. Di atas bukit marwah, berdiri menghadap ke arah baitulloh dan membaca doa seperti di atas bukit shofa :
    13. اللهُ أَكْبَرُ ٣، لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ، أَنْجَزَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ. ٣.رواه مسلم

    14. Di tambah doa-doa yang lain, seperti :
    15. اللّٰهُمَّ إِنَّكَ قُلْتَ: {ادْعُوْنِيْ أَسْتَجِبْ لَكُمْ} [غافر: ٦۰] وَإِنَّكَ لَا تُخْلِفُ الْمِيْعَادَ، وَإِنِّي أَسْأَلُكَ كَمَا هَدَيْتَنِيْ لِلْإِسْلَامِ أَنْ لَا تَنْزِعَهُ مِنِّيْ حَتَّى تَتَوَفَّانِيْ وَأَنَا مُسْلِمٌ. رواه مالك في الموطأ

    16. Mencukur pendek atau gundul atau menggunting rambut dan lukar (berganti pakaian selain ihrom)


  4. TERTIB (BERURUTAN SESUAI KETENTUAN)
  5. Didalam melaksanakan semua rukun umroh harus berurutan, tidak boleh dibolak-balik, bila terjadi maka umrohnya batal / tidak sah.

Back